Langsung ke konten utama


ANGIn

Hadirmu bisa kurasakan
Namun, kau seperti angin yang hanya bisa kurasakan tapi, aku tak bisa menggenggammu
Penantian yang panjang tak kunjung membuahkan hasil
Aku ingin menyerah aku ingin pergi dari sebuah rasa yang terus menyiksa
Dimana hanya aku yang merasakan kenyamanan itu, lain halnya denganmu kau dapatkan kenyamanan dari sosok lain
Dalam sebuah diam hanya kepalsuan yang terlihat, dimana senyum masih terpancar namun, tangis masih terus membasuh pipiku
Aku terus memohon kepada sang Ilahi untuk memhapuskan memori tentangmu yang terus terbayang dalam benakku
Tapi mengapa saat ku coba dan benar-benar ku coba menghapus semua tentangmu kau hadir kembali dalam hidupku
Kau berikan aku sebuah harapan tapi, lagi, lagi dan lagi hanya sebuah harapan lalu kau pergi lagi tanpa kata perpisahan
Ya, itu lah kebiasaanmu hadir membuatku bahagia lalu kau pergi begitu saja
Jika memang ada obat untuk menghilangkan rasa sayang aku ingin membelinya
Ya, ingin membeli dan menyembuhkan sebuah luka yang terus membelenggu.



_MVS_

Komentar