ANGIn
Hadirmu
bisa kurasakan
Namun,
kau seperti angin yang hanya bisa kurasakan tapi, aku tak bisa menggenggammu
Penantian
yang panjang tak kunjung membuahkan hasil
Aku
ingin menyerah aku ingin pergi dari sebuah rasa yang terus menyiksa
Dimana
hanya aku yang merasakan kenyamanan itu, lain halnya denganmu kau dapatkan
kenyamanan dari sosok lain
Dalam
sebuah diam hanya kepalsuan yang terlihat, dimana senyum masih terpancar namun,
tangis masih terus membasuh pipiku
Aku
terus memohon kepada sang Ilahi untuk memhapuskan memori tentangmu yang terus
terbayang dalam benakku
Tapi
mengapa saat ku coba dan benar-benar ku coba menghapus semua tentangmu kau
hadir kembali dalam hidupku
Kau
berikan aku sebuah harapan tapi, lagi, lagi dan lagi hanya sebuah harapan lalu
kau pergi lagi tanpa kata perpisahan
Ya,
itu lah kebiasaanmu hadir membuatku bahagia lalu kau pergi begitu saja
Jika
memang ada obat untuk menghilangkan rasa sayang aku ingin membelinya
Ya,
ingin membeli dan menyembuhkan sebuah luka yang terus membelenggu.
_MVS_
Komentar
Posting Komentar